Prasasti Internet Indonesia

December 25, 2001

24 Desember malem, kerna libur, sambil ngabisin malem, gue browse ke beberapa site menarik. Kali ini pengen banget tahu sejarah-sejarah komunitas TI di Indonesia. Dan tempat yang paling cocok ketemu, di http://rms46.vlsm.org/00-0.html.

Banyak yang menarik, catatan-catatan yang disimpan Pak Ibam. Dan sebagaimana yang gue duga, milis PAU-Mikro dulunya berisi posting-posting yang serius, seperti misalnya pembahasan tentang kurikulum Computer Engineering science yang cukup panjang threadnya di tahun 1994 (http://www.parokinet.org/pau-mikro/1994/thrd3.html). Sayang diskusi-diskusi semacam ini jarang ditemui lagi.

Namun diantara posting-posting yang ada, gue menikmati betul posting diskusi antara Andi Tanenbaum dengan Linus tentang microkernel dan monolithic kernel. Thread menarik ini pernah gue baca di buku voice of open source revolution, sebagai lampiran. Membacanya lagi berkali-kali juga enak ajah.(http://www.parokinet.org/pau-mikro/1994/msg00847.html). Buat komunitas linux, thread ini kayaknya seperti tulisan sejarah yang patut dipahat dalam prasasti 😉 (segitunya..)

Katedral Melawan Bazaar

December 10, 2001

Minggu ini, disela deadline kerjaan yang ketat, dan sambil ngoprek installernya rimbalinux, gue baca buku yang cukup legendaris, the cathedral & the bazaar, musings on linux and open source by an accidental revolutionary. Karangan Eric S. Raymond(ESR), hacker tulen nggak boongan.Kerna bacanya di kereta, jadi putus-putus. Cuman buku ini berkesan banget buat gue. Tar pengen dibikin tulisan, kali bermanfaat buat pengembangan opensource di kita.

Buku ini cukup legendaris, merupakan tulisan yang wajib dibaca siapa saja yang ingin memahami dunia open source. Bahkan klaim ESR, gara-gara buku ini, Netscape merilis source codenya, dan memasuki dunia open source. Meskipun belakangan proyeknya Mozilla kurang sukses kerna banyak faktor (dijelaskan pula disini). ESR menyusun buku ini dengan mengambil contoh uji coba dia dengan fetchmail. Fetchmail ini dikembangkan dengan metode pengembangan yang dia sebut bazaar, dari pengamatannya terhadap Linus yang revolusioner itu. Revolusioner tapi nggak sengaja (sebagaimana ditulis di judulnya).

Pemahaman gue, sementara ini, Linux berkembang pesat, terutama karena metode pengembangannya. Banyak faktor yang dijelaskan dibuku ini, termasuk RMS pendiri FSF, yang mengawali berdirinya suku hacker. Juga pembahasan cukup detail, kenapa di Linux tidak terjadi forking yang cukup berarti, sedangkan di BSD terjadi hingga empat forking (atau tiga, gue lupa). Wah pokoknya seru dah. hehe..

Dibagian akhir dimuat juga hacker-howto dan FAQ-nya, seperti apakah saya harus membenci microsoft untuk menjadi hacker? :-). Oh ya, buku ini bisa dibaca online, cari aja di google. Juga hacker-howto sudah diterjemahkan ke indonesia. Google aja lagi hehe.. brb minum dulu..