Idealisme

Abis ketemu pak py adi prasaja, ngobrol idealisme dan hiruk pikuk. Kesimpulanku sendiri, idealisme itu memang bisa kaku atau fleksibel (pragmatis?). Kalau mau kaku harus keras sekalian dan konsisten.. serperti RMS (duh gue bayangin capek juga kalau hidup seperti dia yaa.. capek dengan idealismenya).. Kalau mau pragmatis dan fleksibel, tokoh yang tepat mungkin Linus. Tetap hidup normal tanpa menghilangkan idealisme yang dimilikinya.

Kesimpulan yang lain, ada banyak hal yang memang untuk dipikirkan. Tapi lebih banyak hal lagi yang memang untuk dijalani..bukan untuk dibayangkan. Trims untuk estelernya..hehe

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *