Kudeta

Otak ini seperti kuda-kuda perang di sahara yang kering. Mendengus-dengus, dan menggertakkan kaki-kakinya hingga memercik api. Berlari kian kemari. Aku telah menjadikannya raja, raja yang membawa pada pencarian tak berujung tak berpangkal. Sudah saatnya dikudeta.

One thought on “Kudeta”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *