Kehendak Bebas

Pada dasarnya tidak ada kehendak bebas. Setiap keputusan yang diambil terjadi karena reaksi kimiawi dalam otak yang menggerakkan otot tertentu untuk bergerak. Reaksi kimia ini dibentuk berdasarkan gen, tekanan evolusi kuno dan mutasi kebetulan. Efeknya adalah keinginan, kehendak bisa dimanipulasi lewat obat, rekayasa genetika, atau stimulasi otak langsung.

Untuk bisa memahaminya, kita harus paham bagaimana keputusan-keputusan itu dibuat dan niat-niat ini muncul. Salah satu yang paling jelas adalah konsep reward (hadiah) and pusnishment (hukuman). Dalam konsep agama, hampir semua memiliki istilah surga dan neraka. Ini adalah stimuli yang paling dasar.

Proses otak lainnya, dapat Anda baca dalam buku Danel Kahneman, Thinking Fast and Slow. Pola yang deterministik ini dapat Anda kenali, merupakan bahan dasar membentuk kebiasan Anda, dan bagaimana Anda mengambil keputusan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *