Kategori: Kontemplasi

Cahaya

Kamu dan aku adalah kaca, yang memantulkan cahaya dari sumber yang sama. Kita dari satu cahaya. Tak perlu menghinaku, dan akupun tak akan merendahkanmu. Kamu adalah aku. Aku adalah kamu. …
Baca Selengkapnya

Khalifah

Aku akan mengirimmu ke suatu tempat. Tapi di sana kamu lupa siapa sejatimu, dan dari mana kamu berasal. Di sana ada petunjuk, apa yang harus kamu lakukan, untuk kembali ke …
Baca Selengkapnya

Mengenali Diri

Sepanjang hidup, ilmu yang paling sulit dikuasai adalah ilmu mengenali diri sendiri. Membayangkan otak keluar, lalu melihat diri kita sendiri. Memaksa otak ke dalam, lalu merasakan diri kita sendiri. Semua …
Baca Selengkapnya

Sunnah

Jadi permasalahannya adalah, apa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW itu, budaya ataukah ajaran? Apakah berjenggot budaya atau ajaran? Apakah makan kurma budaya atau ajaran? Apakah shalat malam berlama-lama, budaya atau …
Baca Selengkapnya

Memberi

Memberi yang mengharapkan kembalian, entah itu kembalian rejeki yang lebih banyak, atau kembalian doa, atau kembalian apapun yang terbersit dari hati, itu bukan memberi. Itu namanya berdagang.
Baca Selengkapnya

Karcis dan Dompet

Parkir tanpa karcis Masuk terminal tanpa karcis Jalan tol, kadang tidak mengulur karcis Tempat wisata, karcis lima ribu, bayar lima belas ribu Jalan malam, salam mel di tiap tikungan kota …
Baca Selengkapnya

Dekat

Manusia seperti bawang berlapis-lapis paling luar, lapis pergaulan di bawahnya, lapis keintiman lebih dalam lagi, lapis manifestasi diri lalu lapis munajat dan lapis kata hati Kata hati, lapis terdalam hati …
Baca Selengkapnya

Kecanduan Media Sosial

Saya kecanduan gadget. Bukan ingin membeli gadget baru. Tapi setiap bangun tidur, yang pertama kali dipegang adalah blackberry. Mencari kabar …
Baca Selengkapnya

Ada Udang Dibalik Batu

Kita hidup dalam masyarakat yang dipenuhi dengan lapisan. Setiap kali ada sesuatu yang menghampiri kita, ada maksud yang tersembunyi. Misalnya, seseorang yang membantu parkir, atau teman lama yang tak pernah …
Baca Selengkapnya

Rindu

Aku merindukanmu. Laki-laki berhati lembut. Yang tatapan matanya hingga akhirat. Yang tak pernah sedikitpun terpengaruh, terhadap apapun yang ada di dunia. Yang selalu memaafkan. Yang tidak pernah berkata kasar. Yang …
Baca Selengkapnya