Menerjemahkan frasa teknologi, terutama yang bersifat teknis, membutuhkan seni tersendiri. Lebih khusus lagi penerjemahan frasa-frasa dalam bahasa pemrograman. Berikut beberapa contoh frasa:
class dan object
Saat menemukan istilah class dan object, apakah kita akan membiarkan sebagaimana aslinya, ataukah diterjemahkan menjadi kelas dan obyek? Misal dalam contoh kalimat berikut:
Kita membuat kelas baru dengan statemen `class` yang diikuti nama kelasnya. Kemudian, kita membuat obyek/wujud dari kelas ini dengan nama kelas yang diikuti oleh kurung kurawal. Ini disebut sebagai perwujudan.
Lihat perbedaannya jika beberapa frasa tidak diterjemahkan:
Kita membuat class baru dengan statemen `class` yang diikuti nama class-nya. Kemudian, kita membuat object dari kelas ini dengan nama class yang diikuti oleh kurung kurawal. Ini disebut sebagai instantiation.
Menurut saya pribadi, frasa-frasa tersebut harus diterjemahkan. Buat sebagian programmer, kata
instance atau
instantiate sudah punya bentuk sendiri dalam otaknya. Namun saat kita sebut dengan '
mewujud', mungkin bayangan itu berbeda lagi. Dan menurut saya lebih jelas dalam penggambarannya di otak.