Apa yang Penting?

Tidak ada yang penting. Semuanya main-main belaka. Tapi janji itu penting. Komitmen itu penting. Lilin penting. Anthurium nggak penting. Nasibnya akan sama seperti VCO. Atau sama seperti ikan yang benjol di jidatnya (anehnya, saya lupa namanya). Bekerja itu penting. Ah tidak penting. Memakmurkan bumi lebih penting. Kekuasaan tidak penting. Uang tidak penting. Tapi pokok ((c) Srimulat).

Buat sebagian orang, sarapan pagi artis terkenal itu penting. Kekalahan Inggris dari Kroasia juga penting. Tapi itu tidak penting. Jadi apa yang penting? Jika saya ingin melakukan hal yang penting, apa yang harus saya lakukan di saat dunia ini nggak penting? Mati sekarang? Ah nggak boleh. Itu juga nggak penting. Nanti akan datang waktunya sendiri. Jadi yang terpenting sekarang adalah, memutuskan di antara dunia yang nggak penting ini, mana yang cukup penting untuk dikerjakan.

7 thoughts on “Apa yang Penting?”

  1. p: uɐɥɐʞıuɹǝd ıɐʎɐıqɯǝɯ ɐuɐɯıƃ uɐʞɹıʞıɯǝɯ ɐƃnɾ ƃuıʇuǝd ıdɐʇ ‘ɥɐʞıuǝɯ ɥɐlɐpɐ ƃuıʇuǝd ƃuɐʎ ıuı ʇɐɐs ɐʎɐs ıƃɐq

    (: ˙˙sɐɯ ɐʎuuɐsılnʇ uɐƃuǝp ƃuǝuǝs nlɐlǝs ɐʎɐs
    ˙˙˙ǝǝɥǝɥ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *