Memberi

Memberi yang mengharapkan kembalian,
entah itu kembalian rejeki yang lebih banyak,
atau kembalian doa,
atau kembalian apapun yang terbersit dari hati,
itu bukan memberi.
Itu namanya berdagang.

Pertumbuhan Bisnis Uber

Bisnis marketplace, atau dalam bahasa kita bisnis makelaran memang nggak pernah ada matinya. Dalam bisnis ini, kita membuat lapangan, dimana penjual dan pembeli bertemu. Uber adalah salah satunya. Bisnis Uber dianggap sebagai model bisnis yang paling disruptif (mengganggu ekosistem bisnis yang sudah ada), Uber memiliki potensi pertumbuhan bisnis yang tinggi.

Dimulai sejak 2009, sebagai perusahaan yang memberi layanan sewa mobil lux di San Fransisco, perusahaan ini sekarang bernilai $3,76 milyar dan beroperasi di 35 kota di seluruh dunia. Di bulan Agustus 2014, Google Ventures Continue reading Pertumbuhan Bisnis Uber

Adopsi Mobile – Riset Forrester

Pengguna smartphone global diperkirakan 3.5 milyar di tahun 2019. Lalu pengguna smartphone akan mencapai 50% dari seluruh populasi di tahun 2017, dan akan mencapai 59% di tahun 2019. Perkiraan ini disampaiakan dalam Forrester Research World Mobile And Smartphone Adoption Forecast, 2014 To 2019 (Global). Sebagian besar dari pasar ini sangat sensitif terhadap harga. Continue reading Adopsi Mobile – Riset Forrester

Model Bisnis Tokobagus & Alibaba Vs Amazon

Sudah lama saya penasaran, darimana Tokobagus memperoleh pendapatannya? Setelah saya pelajari, ternyata Toko Bagus yang sekarang menjadi OLX, meniru model bisnis Alibaba, yang menggratiskan orang menampilkan dagangannya, namun menarik biaya untuk fitur-fitur tertentu. Pantas saja mereka mengejar volumenya. Continue reading Model Bisnis Tokobagus & Alibaba Vs Amazon

Presentasi Lima Menit

Konon, Steve Jobs adalah presenter terbaik. Pernah dalam satu kisah, dalam bukunya Perfect Pitch, John Steel pernah bercerita tentang pertemuan lima menitnya bersama almarhum bos Apple tersebut. Setelah menunggu di ruang rapat selama dua jam, Steve Jobs akhirnya muncul dengan stelan khasnya dan mulai bicara.

“Baiklah,” ujar Jobs. “Perusahaan ini benar-benar sedang bermasalah. Tapi, saya percaya bahwa jika kami melakukan beberapa hal dengan sangat baik, kami dapat menyelamatkan dan mengembangkannya. Saya undang Anda hari ini karena butuh bantuan Anda.”

Dengan mengoreskan penanya di papan tulis, Jobs menggambar empat belas kotak mewakili empat belas proyek yang sedanng berjalan, semuanya bernilai ratusan juta dolar. Lalu dia mencoret semua kotak, dan menyisakan dua. “Saya mempertaruhkan masa depan perusahaan ini kepada keduanya”, lalu menunjuk kedua kotak yang bertuliskan “G4″ dan “iMac”. Continue reading Presentasi Lima Menit

Rahasia Kepemimpinan

Selama ini saya mencari rahasia kepemimpinan. Bagaimana seseorang dapat memimpin dengan efektif. Yang akhirnya mencapai kesuksesan. Salah satu rahasia kepemimpinan adalah rahasia mastery, bagaimana seseorang bisa menguasai sesuatu sehingga menjadi seorang master.

Salah satu kuncinya, adalah self-assessment. Selalu menilai diri sendiri. Sadar diri. Tahu kelemahan diri. Tahu kelebihan diri. Sehingga setiap kali melakukan sesuatu, ia akan terus memperbaiki detail yang ia lakukan. Apapun yang dikerjakan. Dalam konteks mastery, seorang perenang jagoan tidak akan mikir ‘pokoknya harus menang’. Tapi ia memikirkan lekukan siku, ayunan tangan, gerakan kaki dan seterusnya, semuanya diperbaiki, proses demi proses. Detail demi detail.

Saya sering mengevaluasi diri. Dan banyak kebodohan yang dilakukan secara berulang. Serta kelemahan yang tak kunjung pergi. Hingga usia lebih dari sepertiga abad, tetap banyak celah untuk diperbaiki. Tetap saja ada khilaf dan lemah. Bagaimana dengan Anda?

Update klise:
Ternyata memang pengalaman adalah rahasia utama dalam kepemimpinan dan bisnis. Memang tidak sama masing-masing kita dalam mengambil pelajaran dari pengalaman tersebut. Tapi seringkali, kita menjalankan saja, tanpa memikirkannya akan membantu otot otak kita dalam pertimbangan pengambilan keputusan. Bukankah otak bekerja, berdasarkan pengalaman-pengalaman yang tersambung antar neuron mereka? Artinya semakin banyak pengalaman, semakin banyak neuron yang tersambung. Sehingga saat mengambil keputusan, atau bertindak, lebih banyak neuron yang terlibat. Singkatnya, cari pengalaman sebanyak mungkin dari waktu yang Anda punya. Apa saja.