Pasrah

Pasrah bukanlah suatu kata pasif. Pasrah adalah puncak komitmen perjuangan terhadap keimanan. Saat mencapainya, tidak hanya bukti kita terhadap Pemilik Sejati Waktu, tapi juga untuk kesehatan dan kekuatan diri sendiri. Pasrah adalah satu senjata sekaligus pencapaian yang paripurna. Untuk bisa memahaminya, kita sedikitnya juga harus tahu bagaimana otak bekerja. Bagaimana hormon dan cairan lain saling mempengaruhi bagian otak yang berperan paling penting terhadap emosi. Lalu ujungnya, pengaruh terhadap keluar atau ditahannya imunitas tubuh terhadap penyakit. Aktif atau tidaknya otak depan kita, otak logis dan penuh pertimbangan, dalam mengambil keputusan.

Dari KBBI, pasrah berarti menyerahkan sepenuhnya, atau berserah diri. Meskipun terkesan pasif, tapi sejatinya butuh perjuangan. Otak kita terlatih dengan kausalitas versi kita sendiri. Jika kita berusaha A, maka hasilnya B. Dan jika pada waktunya, kita tidak menemui B, melainkan Z, kita tidak terima. Dunia tidak berjalan seperti yang kita inginkan. Disitulah bentuk aktifnya. Kita mencari penyebab kesalahan. Kita catat apa yang berjalan baik. Dan meletakkan hati terhadap apa-apa yang tidak bisa kita kontrol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *